BEM-HMP TI Universitas Annuqayah Gelar Pelatihan Digital Learning bagi Mahasiswa

Sumenep, FTTD UA- Guna membekali mahasiswa dengan kompetensi teknologi terkini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi (HMP-TI) Universitas Annuqayah sukses menyelenggarakan Pelatihan Digital Learning. Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Digital: Mengintegrasikan Teknologi dan Inovasi dalam Ekosistem Pembelajaran Modern” ini berlangsung di Aula Mini KH Abd Basith AS pada Selasa, 9 Juni 2026.

Wakil Rektor III Universitas Annuqayah, Dr. Ach. Khotib, M.Pd.I., dalam sambutannya menekankan bahwa literasi digital saat ini telah menjadi kebutuhan fundamental bagi mahasiswa. Ia berharap pelatihan ini tidak hanya berhenti pada penyampaian teori, tetapi mampu menghasilkan output nyata yang bermanfaat bagi pengembangan diri peserta.

“Pelatihan digital learning ini harus mampu menghasilkan produk sebagai hasil dari proses pembelajaran bersama. Saya ingin melihat progres konkret dari seluruh peserta,” tegas Dr. Ach. Khotib.

Dalam sesi inti, pelatihan dipandu langsung oleh pakar teknologi, La Ode Abdul Wahid, M.Kom. Materi yang disampaikan dirancang secara inklusif dan interaktif, sehingga mahasiswa yang belum memiliki latar belakang pendidikan teknologi informasi pun tetap dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan mudah.

Pak Wahid menyoroti betapa cepatnya perubahan teknologi informasi saat ini yang tidak lagi bisa diukur dalam hitungan tahun. Kehadiran Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) menurutnya membawa dua sisi mata uang: peluang besar sekaligus ancaman yang nyata.

“Semakin bijak seseorang dalam memanfaatkan Artificial Intelligence, maka akan semakin besar pula manfaat yang didapat, begitu pun sebaliknya,” ujar La Ode.

Sementara itu, Ketua HMPS-TI, Nuril Arifah Tri Agustin, menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan sebagai sarana pengenalan pengembangan web bagi 53 mahasiswa baru program studi Teknologi Informasi. Melalui pelatihan ini, peserta dibimbing dari pemahaman dasar hingga praktik teknis terkait bahasa pemrograman.

“Tujuannya adalah memberikan pemahaman dari tingkat dasar hingga lanjut mengenai bahasa pemrograman populer, seperti HTML dan CSS, dengan memanfaatkan perangkat antigrafity dan XAMPP. Sebagai luaran dari pelatihan ini, peserta ditantang untuk langsung mempraktikkan ilmu mereka dalam proyek pembuatan aplikasi web sederhana berupa my profile,” pungkas Nuril.