Program Studi Kecerdasan Buatan Gelar FGD Penyusunan VMTS Bersama Stakeholder

Sumenep, FTTD UA – Program Studi Kecerdasan Buatan Fakultas Teknik dan Transformasi Digital (FTTD) Universitas Annuqayah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) pada Senin (20/7/2026) bertempat di Aula KH. Abdul Basith AS Universitas Annuqayah. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan strategis dalam proses pendirian Program Studi Kecerdasan Buatan sekaligus sebagai upaya merumuskan arah pengembangan program studi yang selaras dengan kebutuhan masyarakat, dunia industri, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Annuqayah, Wakil Rektor I, Wakil Rektor IV, Dekan Fakultas Teknik dan Transformasi Digital, para dosen, serta berbagai stakeholder eksternal dari kalangan akademisi dan industri.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Annuqayah menegaskan bahwa penyusunan VMTS merupakan tahapan fundamental dalam proses pendirian program studi baru. Menurutnya, dokumen VMTS tidak hanya menjadi persyaratan administratif, tetapi juga menjadi pijakan utama dalam menentukan arah pengembangan program studi di masa mendatang.

"VMTS bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi fondasi utama yang akan menentukan arah pengembangan program studi ke depan. Dari sinilah identitas, karakter, dan target capaian setiap prodi dibangun," jelas Rektor.

FGD berlangsung secara interaktif dengan membahas berbagai aspek strategis dalam penyusunan VMTS Program Studi Kecerdasan Buatan. Para stakeholder memberikan masukan mengenai perumusan visi dan misi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan, penetapan tujuan dan sasaran yang realistis, penguatan profil lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri digital, serta strategi pengembangan program studi yang berorientasi pada mutu dan keberlanjutan.

Selain itu, diskusi juga menyoroti pentingnya penyusunan kurikulum yang relevan dengan perkembangan teknologi, penguatan kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri, peningkatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta penerapan prinsip Outcome-Based Education (OBE) dalam penyelenggaraan pendidikan. Berbagai masukan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi landasan dalam membangun Program Studi Kecerdasan Buatan yang unggul, inovatif, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Teknik dan Transformasi Digital Universitas Annuqayah menunjukkan komitmennya untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam proses perencanaan strategis sejak tahap awal pendirian program studi. Partisipasi aktif para stakeholder diharapkan mampu menghasilkan dokumen Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi yang komprehensif, relevan, serta mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja di masa depan.

Hasil FGD akan menjadi dasar dalam penyusunan dokumen VMTS Program Studi Kecerdasan Buatan yang selanjutnya menjadi pedoman pengembangan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola program studi menuju penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing.